Jaringan ini merupakan inisiatif yang bertujuan memanfaatkan reportase investigasi dan kolaborasi lintas batas untuk menghasilkan artikel-artikel yang memuat isu-isu perubahan iklim, korupsi, dan tata kelola pemerintahan di 3 wilayah yang memiliki hutan hujan: Amazon, Basin Kongo, dan Asia Tenggara.
Pendaftaran untuk kelompok keenam Rainforest Investigations Network (RIN) telah ditutup. Terima kasih atas minat Anda.
Hanya sedikit isu global yang sama mendesaknya dengan kerusakan hutan hujan tropis dunia. Fellowship RIN mendorong kolaborasi di antara para jurnalis untuk menginvestigasi insentif keuangan, kegiatan ilegal, dan rantai pasokan global yang mendorong deforestasi berskala industri.
Para RIN Fellows akan melakukan proyek investigasi individu maupun bersama, meneliti akar permasalahan dan pendorong struktural deforestasi di tiga wilayah hutan hujan tropis utama: Amazon, Lembah Kongo, dan Asia Tenggara.
Ini adalah program fellowship penuh waktu selama satu tahun yang memberikan dukungan finansial, termasuk gaji jurnalis (atau sebagian darinya, tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi dan pengalaman). Dukungan tambahan juga akan diberikan untuk biaya peliputan jurnalis, seperti biaya transportasi dan konsultan.
RIN dipimpin oleh Editor Senior Kuek Ser Kuang Keng dan didukung oleh tim multidisiplin, termasuk Editor Riset Jelter Meers, Editor Data Federico Acosta Rainis, Editor Madeleine Ngeunga dan Fernanda Buffa, Asisten Riset Alexandra Waddell, serta Koordinator Program Doménica Montaño. Tim ini menawarkan panduan editorial, pelatihan dan dukungan yang komprehensif mengenai teknik dan alat investigasi, analisis data, metode dan platform pelaporan.
APA YANG KAMI CARI
Kami mencari jurnalis investigasi berpengalaman - baik sebagai staf atau bekerja dengan media sebagai pekerja lepas - yang berasal dari wilayah hutan hujan tropis atau fokus pada wilayah ini dalam liputan mereka. Kami juga menerima kolaborasi dengan media lokal dan global.
Pengaju proposal didorong untuk mengajukan proyek-proyek yang ambisius dan berdampak besar yang mengkaji faktor-faktor pendorong sistemik dan struktural di balik degradasi hutan hujan. Kami mendukung pendekatan penelitian yang inovatif dan berbasis data, termasuk penggunaan teknologi seperti Amazon Mining Watch atau metodologi lainnya.
Kami sangat tertarik dengan proyek-proyek investigasi yang menggunakan pendekatan lintas batas, menghubungkan penyebab kerusakan hutan lokal dengan rantai pasokan global. Kami akan bekerja sama dengan Fellows terpilih untuk menghubungkan mereka dengan potensi mitra dalam jaringan.
Kami mencari individu yang memiliki semangat kerja sama tim, bersedia berbagi perkembangan penelitian mereka dengan rekan-rekan, dan, jika diperlukan, turut berkontribusi dalam proyek orang lain dalam lingkup yang saling mendukung.
Harap diperhatikan bahwa aplikasi harus diajukan secara individu dan bukan oleh kelompok atau media.
Investigasi lintas batas adalah proyek jurnalistik yang melibatkan reporter dari berbagai ruang redaksi di berbagai negara untuk bekerja sama mengungkap sebuah cerita. Sebagai contoh, seorang wartawan yang berbasis di Indonesia meneliti deforestasi kelapa sawit, sementara wartawan lainnya menginvestigasi pengajuan perusahaan dari klien AS yang membeli kelapa sawit.
Kami juga memiliki dua tempat dalam kelompok ini untuk investigasi yang berfokus pada transparansi dan tata kelola. Proyek-proyek ini harus memprioritaskan tema dan isu yang menyoroti mekanisme keuangan, celah hukum serta kegagalan tata kelola di balik rantai pasok yang tidak berkelanjutan.
Misalnya, mengungkap bagaimana bank memfasilitasi proyek-proyek pembangunan yang merusak ekosistem atau bagaimana korupsi pemerintah merusak komitmen iklim.
Area Fokus Transparansi dan Tata Kelola:
- Penyelidikan yang menyelidiki akuntabilitas pihak-pihak yang memfasilitasi secara finansial, seperti lembaga keuangan, investor, dan perusahaan, yang mendorong kerusakan lingkungan.
- Kegagalan korupsi dan tata kelola yang terkait dengan deforestasi atau pembangunan yang tidak berkelanjutan.
Berikut adalah beberapa contoh cerita masa lalu yang membahas masalah transparansi dan tata kelola.
- Penambangan nikel dan mobil listrik di Palawan
- Perusahaan tambang yang diselidiki atas kasus pencemaran di Amazon memasok ke Toyota dan Tesla
- Bagaimana bursa saham Brasil menyalurkan miliaran reais ke agribisnis
- Mengungkap misteri kepentingan bisnis Prabowo Subianto
- Proyek-proyek yang didanai Kongres Brasil menyebabkan deforestasi ilegal dan perampasan wilayah masyarakat adat
- Sebuah proyek karbon di Indonesia dibangun berdasarkan ancaman deforestasi yang hipotetis
- Hutan yang dikelola masyarakat di Republik Demokratik Kongo terancam oleh perluasan operasi pertambangan
KOMITMEN FELLOWS
Para fellow diharapkan untuk mendedikasikan waktu setahun penuh untuk melakukan investigasi hutan hujan dan mempublikasikan hasil investigasi mereka selama tahun fellowship. Mereka akan menerima pelatihan dalam analisis data, komunikasi, dan penelitian serta dukungan koordinasi dari Pulitzer Center. Mereka akan bekerja sama dengan rekan-rekan fellow di seluruh dunia, memanfaatkan keterampilan dan perspektif yang beragam.
Para fellow diharapkan untuk berpartisipasi secara aktif dalam pertemuan rutin, sesi evaluasi, dan sesi pelatihan yang dijadwalkan sepanjang tahun program fellowship, sambil tetap bersikap terbuka dan transparan terkait segala tantangan yang mungkin mereka hadapi.
Inisiatif ini juga akan berkolaborasi dengan tim engagement dari Pulitzer Center. Para Fellows akan mendapat dukungan dari koordinator pendidikan dan penjangkauan lokal, yang akan mengidentifikasi peluang jangkauan untuk berbagi temuan investigasi dengan audiens yang beragam.
Angkatan RIN 2026 diperkirakan akan mulai pada 1 Agustus 2026 dan berakhir pada 31 Juli 2027.
Rainforest Investigations Network didanai oleh Norwegian International Climate and Forest Initiative (NICFI). Hibah NICFI mencakup jaminan eksplisit atas independensi editorial penuh bagi Pulitzer Center serta bagi para Fellows dan organisasi media yang ikut serta.
Para jurnalis yang terpilih dalam putaran ini akan menjadi kelompok ke-enam RIN Investigative Fellow sejak inisiatif ini diluncurkan pada akhir 2020. Untuk mengenal para Fellows dan membaca kisah mereka, klik di sini.
MANFAAT BAGI RIN FELLOW
- Kesempatan untuk mengerjakan investigasi yang berdampak besar yang memakan waktu dan biaya.
- Jaringan global reporter investigasi yang akan membantu investigasi Anda dan melengkapi keahlian Anda.
- Akses ke data, dokumen dan platform resource liputan serta kesempatan untuk mempertajam kemampuan data Anda dengan dukungan dari tim data dan penelitian Pulitzer Center.
- Kesempatan pelatihan khusus seperti penggunaan citra satelit dan alat digital lainnya dalam investigasi, penelitian korporat dan menelusuri jejak keuangan, dan masih banyak lagi.
- Kesempatan untuk bekerja dan berkolaborasi dengan jurnalis lain dalam cerita yang melampaui negara dan wilayah Anda dan dapat mencapai dampak global yang sesungguhnya.
- Komunitas rekan kerja yang berpikiran sama yang akan terus berlanjut setelah program ini berakhir.
- Gaji yang sesuai dengan pengalaman.
- Pengeluaran liputan seperti biaya transportasi dan biaya pendukung lainnya.
Harap dicatat bahwa kandidat terpilih akan bekerja jarak jauh.
SESI TANYA APA SAJA (Ask Me Anything)
Kami telah menyiapkan FAQ untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan utama yang kami terima selama lima tahun terakhir. Jika Anda ingin berbincang dengan editor kami, silakan bergabung dalam sesi Ask Me Anything, yang akan berlangsung dalam bahasa Inggris, Portugis, Spanyol, Prancis, dan bahasa Indonesia. Silakan gunakan tautan berikut untuk mendaftar dalam bahasa pilihan Anda.
- English: April 28, 2026, at 1:00pm GMT. Zoom registration here.
- Bahasa Indonesia: April 29, 2026, at 12:00pm GMT. Zoom registration here.
- Spanish: April 30, 2026, at 5:00pm GMT. Zoom registration here.
- Portuguese: May 5, 2026, at 3:00pm GMT. Zoom registration here.
- French: May 7, 2026, at 2:00pm GMT. Zoom registration here.
TENGGAT WAKTU
Silakan mendaftar melalui formulir ini sebelum pukul 23.59 EST pada tanggal 22 Mei 2026.
Kami menerima lamaran dalam bahasa Inggris, Portugis, Spanyol, Prancis, dan Indonesia.
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan menghubungi tim RIN di [email protected].
Kami mendorong proposal dari para jurnalis dan ruang redaksi yang mewakili beragam latar belakang sosial, ras, etnis, dan kelompok-kelompok yang kurang terwakili, serta latar belakang ekonomi.