Terjemahkan halaman dengan Google

Event

Interconnected Webinar Series 2026: Menyelamatkan Hutan atau Menguasainya? Melihat Lebih Dekat Dinamika Pemulihan Hutan Indonesia

Negara:

Event Date:

Juli 24, 2026 | 4:30 PM TO 6:00 PM WIB
Participants:
Top view of oil palm plantation forming geometric patterns in Central Kalimantan, Indonesia, highlighting agricultural landscape and land management.
Inggris

IndonesiaLeaks examines how land control is being reshaped under President Prabowo Subianto.

SECTIONS
Image
Interconnected web banner

Interconnected Webinar Series 2026: Climate, Environment, Governance

Seri webinar ini menyediakan layanan penerjemahan langsung dalam bahasa Indonesia melalui Zoom.

Bergabunglah bersama kami dalam serangkaian webinar yang penuh wawasan, di mana kami akan mengeksplorasi hubungan penting antara iklim, lingkungan—termasuk lautan, hutan, dan lanskap lainnya—serta tata kelola. Kami akan mengkaji dampak industri yang kurang diatur dan penegakan hukum yang tidak memadai terhadap krisis iklim, dan bersama-sama kita akan mempertimbangkan solusi yang layak untuk mengurangi konsekuensinya.

Dengan mengacu pada liputan dari Pulitzer Center, diskusi kami akan mempertemukan jurnalis, pemimpin gerakan lingkungan dan sosial, pembuat kebijakan, serta komunitas yang terdampak. Platform ini dirancang untuk mendorong dialog penting mengenai beberapa isu paling mendesak dan terkini di zaman kita.
 

Menyelamatkan Hutan atau Menguasainya? Melihat Lebih Dekat Dinamika Pemulihan Hutan Indonesia

Indonesia tengah berada di persimpangan penting dalam tata kelola sumber daya alam. Di tengah meningkatnya tekanan global untuk mengatasi perubahan iklim dan masifnya penurunan keanekaragaman hayati, berbagai instrumen baru bermunculan sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi hijau, mulai dari perdagangan karbon, restorasi ekosistem, hingga program penertiban kawasan hutan. Webinar ini akan mengupas apakah instrumen-instrumen ini dapat mengentaskan permasalahan restorasi hutan dan bukan hanya pergantian kuasa hutan.

Namun, seiring meningkatnya nilai ekonomi yang melekat pada hutan, baik melalui karbon, konservasi, maupun skema restorasi—muncul pertanyaan mendasar mengenai tata kelola, akuntabilitas, dan keadilan. Siapa yang memiliki hak untuk mengelola dan mengambil manfaat dari hutan? Apakah agenda pemulihan hutan sudah mengikuti tata kelola yang berintegritas? Dan sejauh mana masyarakat lokal dan adat dilibatkan dalam proses tersebut?

Didukung Pulitzer Center, dua liputan jurnalistik mendalam oleh Project Multatuli mengenai indikasi penggelembungan klaim kredit karbon semu pada proyek karbon APRIL Group dan liputan kolaboratif Indonesia Leaks mengenai Kebijakan Pemulihan Kawasan Hutan melalui Satgas PKH menunjukkan bahwa isu lingkungan saat ini tidak lagi semata-mata berkaitan dengan perusakan atau eksploitasi hutan dan sumber daya alam. Isu yang semakin penting adalah bagaimana upaya restorasi dan aksi iklim juga berinteraksi dengan relasi kekuasaan, konflik kepentingan, dan masa depan masyarakat yang hidup di dalam maupun sekitar kawasan hutan.

Sejalan dengan misi Pulitzer Center untuk mendorong keterlibatan publik melalui jurnalisme yang mendalam dan berbasis bukti, webinar ini akan mendiskusikan temuan-temuan liputan sebagai titik awal untuk membahas dinamika multidimensi instrumen restorasi hutan di Indonesia, dari perspektif hukum lingkungan.

Diskusi ini juga membuka ruang bagi mahasiswa, peneliti, jurnalis, dan masyarakat umum untuk mengkaji secara kritis bagaimana kebijakan turut membentuk masa depan hutan Indonesia dan kehidupan jutaan orang yang bergantung padanya.
 

Pembicara

  • Adi Renaldi adalah jurnalis yang berbasis di Jakarta, Indonesia, yang bekerja dengan ragam platform dan berfokus pada persimpangan antara iklim, lingkungan, hak asasi manusia dan sosial-ekonomi.
  • Ronna Nirmala adalah jurnalis Project Multatuli, media independen berbasis di Jakarta yang berkomitmen pada jurnalisme untuk kepentingan publik. Berpengalaman dalam liputan mendalam dan investigasi, karya-karya Nirmala berfokus mengangkat suara kelompok yang dimarjinalkan serta mengungkap berbagai bentuk ketidakadilan. Salah satu liputannya mengenai energi terbarukan meraih Honorable Mention dalam SOPA Awards.
  • Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc. F.Trop. adalah akademisi terkemuka di bidang kebijakan dan ekonomi kehutanan di IPB University, saat ini menjabat sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana IPB University. Beliau meraih gelar doktor (Ph.D.) di bidang Kebijakan dan Konservasi Hutan dari University of Göttingen, Jerman, dan sebelumnya memimpin Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian di IPB University.Dengan pengalaman yang luas dalam penelitian, pengajaran, dan keterlibatan dalam perumusan kebijakan, Prof. Nurrochmat aktif dalam berbagai jejaring nasional maupun internasional, termasuk International Union of Forest Research Organizations (IUFRO). Beliau juga memberikan kontribusi penting dalam pengembangan wacana mengenai perhutanan sosial, sistem usaha kehutanan multipihak (multi-forest business systems), serta tata kelola hutan yang berkelanjutan.
  • Adam Putra Firdaus merupakan Kepala Divisi Kehutanan dan Keanekaragaman Hayati di Indonesian Center for Environmental Law (ICEL). Fokus kerjanya meliputi penguatan penegakan hukum kehutanan melalui advokasi kasus serta pengembangan regulasi dan kebijakan di bidang kehutanan. Selain itu, Firdaus juga secara aktif terlibat dalam penguatan kapasitas masyarakat sipil, aparat penegak hukum, dan instansi pemerintah guna mendukung penegakan hukum di sektor hutan dan lahan.
  • Okto Yugo Setiyo (moderator): Berbasis di Riau, Berpengalaman lebih dari 10 tahun menjadi aktivis lingkungan di Riau. Saat ini dipercaya sebagai Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) yang mengkoordinir gerakan 19 organisasi masyarakat sipil (13 NGO lokal dan 6 organisasi Mahasiswa Pecinta Alam) untuk gerakan penyelamatan hutan alam di Riau.
     

Tujuan webinar

  • Mendiskusikan temuan-temuan jurnalisme investigatif mengenai tata kelola hutan, karbon, dan restorasi di Indonesia termasuk Semenanjung Kapar, Jambi dan kawasan lainnya.
  • Memahami perubahan lanskap ekonomi dan politik kehutanan di era ekonomi hijau.
  • Mendiskusikan implikasi sosial, lingkungan, dan tata kelola dari berbagai instrumen konservasi dan aksi iklim.
  • Mendorong keterlibatan mahasiswa dan publik dalam isu-isu keadilan lingkungan, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan terkait sumber daya alam.
  • Menghubungkan jurnalisme dengan pembelajaran dan diskusi akademik mengenai perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, dan hak-hak masyarakat lokal.

Daftar di sini.

RELATED INITIATIVES

yellow halftone illustration of a logging truck holding logs

Initiative

Rainforest Reporting

Rainforest Reporting
logo for the Rainforest Investigations Network

Initiative

Rainforest Investigations Network

Rainforest Investigations Network

RELATED TOPICS

yellow halftone illustration of an elephant

Topic

Environment and Climate Change

Environment and Climate Change
a yellow halftone illustration of a truck holding logs

Topic

Rainforests

Rainforests
a yellow halftone illustration of two trout

Topic

Ocean

Ocean
yellow halftone illustration of two construction workers moving a wheelbarrow of dirt

Topic

Extractive Industries

Extractive Industries