Jaringan ini merupakan inisiatif yang bertujuan memanfaatkan reportase investigasi dan kolaborasi lintas batas untuk menghasilkan artikel-artikel yang memuat isu-isu perubahan iklim, korupsi, dan tata kelola pemerintahan di 3 region yang memiliki hutan hujan: Amazon, Basin Kongo, dan Asia Tenggara. 

Pulitzer Center, organisasi nirlaba yang mendukung jurnalisme independen global, menerima proposal untuk Jaringan Investigasi Hutan Hujan (JIH). 

Kisah-kisah seperti ini lebih penting dan bersifat global ketimbang semata-mata menulis kerusakan hutan hujan tropis. Program JIH ini mencoba mengembangkan kesempatan kolaborasi antar jurnalis untuk melacak penggunaan dana dan praktik ilegal serta kelemahan hukum yang memicu deforestasi skala industri.

Para fellow JIH akan bekerja secara individual dan berkolaborasi dalam melaporkan proyek yang secara sistematis menjadi pemicu deforestasi di 3 region hutan hujan (Amazon, Basin Kongo, dan Asia Tenggara), baik dari aliran dana hingga aktivitas perampasan lahan dan pelanggaran hak asasi manusia.


Kami ingin merekrut jurnalis-jurnalis investigasi berpengalaman di masing-masing region dan yang berbasis di outlet media global. Fellowship yang berlangsung sepanjang tahun dan penuh waktu ini menawarkan gaji jurnalis dan tambahan dukungan bagi media outlet tempat jurnalis tersebut bekerja (bila sebagai staf) atau yang setuju untuk membimbing fellow (bila sebagai freelancer).

Jaringan Investigasi Hutan Hujan akan berkoordinasi dengan jurnalis asal Brazil, Gustavo Faleiros, jurnalis yang mempelopori pelaporan akuntabilitas terkait hutan hujan dan pendiri outlet jurnalisme data InfoAmazonia. Tim inti JIH terdiri dari editor data Kuang Keng Kuek Ser and jurnalis investigasi Jelter Meers. Para fellows juga akan bekerja sama dengan staf Pulitzer Center lainnya, seperti Direktur Eksekutif Marina Walker Guevara.

Fellows akan menghabiskan mayoritas waktu mereka untuk investigasi dan menerbitkan artikel terkait isu ini secara berkala. Mereka akan menerima pelatihan, sekaligus dukungan data, komunikasi, riset, dan koordinasi dari Pulitzer Center dan akan bekerja sama dengan fellows lainnya dari seluruh dunia, berbagi keahlian dan perspektif yang berbeda-beda.

Jaringan ini akan mempekerjakan koordinator data dan teknologi, yang akan bekerja sama dengan para fellows untuk mengaplikasikan teknik-teknik investigasi yang inovatif, misalnya cara mengeksplor dokumen yang menumpuk dan analisis geospatial, dan lainnya. 

Inisiatif ini juga akan berkolaborasi dengan tim pendidikan dan tim penggapaian dari Pulitzer Center. Fellows akan mendapatkan dukungan dari koordinator pendidikan di tempat mereka berada, yang akan mengidentifikasikan kesempatan untuk menyebarkan temuan-temuan investigasi tersebut ke sekolah-sekolah dan universitas. 

Jaringan Investigasi Hutan Hujan merupakan bagian dari program Rainforest Journalism Fund di bawah Pulitzer Center. Inisiatif ini mendapatkan dukungan dari Norwegian International Climate and Forest Initiative (NICFI). Dana hibah dari NICFI ini termasuk jaminan secara eksplisit atas kebebasan editorial bagi Pulitzer Center dan para fellows serta media organisasi yang berpartisipasi.

Para jurnalis yang terpilih pada tahap ini akan menjadi fellows investigasi JIH kohort kedua sejak inisiatif ini pertama kali diluncurkan pada akhir tahun 2020. Untuk mengetahui lebih lanjut para fellows dan artikel mereka, klik di sini.


Siapa saja yang bisa mengajukan proposal? 

  • Jurnalis investigasi berpengalaman dengan rekam jejak yang terbukti berbasis di Amazon (tiga fellowships), Basin Kongo (tiga fellowship), dan Asia Tenggara (tiga fellowship). Tambahan fellowship akan diberikan kepada jurnalis yang bekerja di outlet media global, dan berada di luar dari region tersebut.
  • Reporter berbasis di negara-negara tetangga dari ketiga region --Amazon, Basin Kongo dan Asia Tenggara-- juga bisa mengajukan proposal namun fokus laporan mereka selama masa fellowships adalah artikel-artikel deforestasi/rantai-pasokan yang berkaitan dengan ketiga region tersebut.
  • Jurnalis tetap atau freelance yang bekerja bagi berbagai platform media, termasuk cetak, radio, video, dan multimedia.  Reporter freelance tetap harus menunjukkan dukungan dari medial lokal atau internasional yang setuju menjadi platform dan akan mempublikasikan karya mereka selama fellowship.
  • Bisa bekerja dalam tim dengan pengalaman dan/atau kemampuan untuk berkolaborasi antar media dan batas. 
  • Reporter dengan pemahaman mendalam tentang faktor sains, lingkungan hidup, sosial, legal, politik, dan komersial yang berperan dalam deforestasi dan degradasi hutan di seluruh dunia—dan mengerti kenapa isu ini sangat penting bagi keberadaan manusia. 
  • Reporter bersedia berpartisipasi dalam kegiatan outreach terkait dengan investigasi mereka, misalnya penjangkauan ke sekolah-sekolah dan universitas. 

Keuntungan bagi fellows JIH

  • Kesempatan melakukan investigasi yang memiliki dampak yang biasanya menyita waktu dan membutuhkan dana.  
  • Jaringan global terdiri dari jurnalis investigasi berkualitas yang akan membantu investigasi dan meningkatkan keahlian. 
  • Akses ke data dan dokumen serta kesempatan untuk mengasah kemampuan mengolah data dengan dukungan dari tim data dan riset Pulitzer Center.  
  • Peluang mendapatkan pelatihan khusus seperti penggunaan citra satelit dan alat digital lainnya dalam investigasi, riset korporasi dan alur dana, dan banyak lagi.
  • Kesempatan menghasilkan cerita yang melebihi negara dan region masing-masing dan mencapai dampak global yang sesungguhnya.  
  • Membentuk komunitas kolega dengan profesi yang sama lebih dari sekadar program fellowship. 
  • Kemungkinan memperpanjang fellowship hingga satu atau dua tahun berdasarkan kinerja.  
  • Pemberian gaji disesuaikan dengan pengalaman.

Saat mendaftar, persiapkan hal-hal berikut:

  • Surat pernyataan tujuan mengajukan proposal: Bagaimana fellowship ini bisa selaras dengan perjalanan karir Anda dan kenapa Anda merupakan kandidat terbaik untuk menjadi fellow Jaringan Investigasi Hutan Hujan. Anda juga bisa memasukkan bagaimana kolaborasi dengan jurnalis dari region lain bisa memberikan manfaat bagi investigasi Anda atau sebaliknya. (500 kata). 
  • Proposal proyek investigasi yang menjelaskan laporan paling ambisius yang ingin Anda kerjakan selama program fellowship. Mohon tidak mengusulkan tema umum tetapi proyek investigasi yang konkret dan bertujuan untuk mengungkap kesalahan/penyalahgunaan sistemik yang tidak diketahui atau disembunyikan. Pada saat Anda mengajukan proposal, diharapkan sudah melakukan pra-pelaporan untuk menentukan ruang lingkup, kelayakan, dan kebaruan proyek. Proposal proyek yang menarik dan berdasarkan riset yang baik disertai rencana pelaporan yang menyeluruh akan membuat proposal Anda menonjol di antara ratusan pelamar. (500 kata). 
  • Tiga contoh (tautan) dari investigasi yang paling memiliki dampak yang dipublikasikan selama tiga tahun belakangan.  
  • Surat dukungan dari media tempat Anda bekerja atau yang setuju untuk menerima sebagai fellow dari Jaringan Investigasi Hutan Hujan dan mempublikasikan karya Anda. 
  • Tiga referensi profesional: Ini bisa berbentuk informasi kontak atau surat rekomendasi. 
  • Copy resume Anda atau Curriculum Vitae. 

Tenggat Waktu

Review proposal dan wawancara akan digelar secara bergiliran. Kami mendorong pengajuan proposal lebih awal. Tautan ke formulir aplikasi. Mohon mengajukan proposal menggunakan form ini sebelum 15 Desember 2021 23:59 EDT (15 Desember 2021, 10:59 WIB)

Kami mendorong penulisan proposal dalam bahasa Inggris namun menerima bahan dalam bahasa lain apabila diperlukan. 

Apabila ada pertanyaan, silakan kontak Gustavo Faleiros di gfaleiros@pulitzercenter.org atau Jelter Meers di jmeers@pulitzercenter.org

Kami mendukung proposal dari jurnalis dan media yang merepresentasikan keragaman sosial, rasial, etnik, dan grup yang tidak terwakili dan latar belakang ekonomi.